Perkembangan Aspek Ekonomi Masyarakat Pada Zaman Praaksara

Meskipun zaman praaksara, namun manusia zaman dahulu ternyata sudah mengenal dengan apa yang namanya kegiatan ekonomi. Materi Sejarah SMA tentang kegiatan ekonomi praaksara, umumnya sudah diberikan sejak kelas sepuluh. Tahukah kamu bahwa nenek moyang Indonesia sudah melakukan kegiatan ekonomi bahkan jauh sebelum mengenal istilah uang? Yuk simak ulasan ini untuk tahu tentang sejarah aspek ekonomi masyarakat praaksara di Indonesia.

Zaman Praaksara

Di Masa Nomaden

Manusia pada masa ini kehidupannya selalu berpindah pindah atau nomaden karena tidak memiliki tempat tinggal yang tetap. Biasanya manusia purba pindah pindah untuk mencari tempat yang menyediakan banyak bahan makanan. Manusia purba di masa ini mengumpulkan makanan yang sudah ada di alam, tanpa diolah ataupun menanamnya terlebih dahulu. Manusia praaksara di masa ini, membutuhkan api untuk memasak dan penerangan pada saat malam hari.

Dijelaskan dalam materi Sejarah untuk membuat api tersebut manusia purba melakukannya dengan cara menggosokkan dua keping batu yang mengandung unsur besi. Sehingga dari gesekan dua keping batu akan menimbulkan percikan api untuk membakar lumut atau rumput yang kering. umumnya kehidupan sosial manusia masa ini akan hidup secara berkelompok dan membekali diri.

Perlu kamu tahu saat masa nomaden, tingkat kecerdasan manusia masih sangat rendah. Hal ini lah yang membuat manusia purba mendapatkan makanan hanya dengan cara berburu. Selain itu, manusia masa nomaden juga lebih memilih hidup di wilayah yang dianggap cukup aman dan dekat dengan sungai karena tempat tersebut banyak didatangi hewan. Dan hewan hewan yang datang ke sungai akan menjadi bahan santapan manusia purba tersebut.

Masalah manusia purba muncul pada saat hewan hewan akan selalu berpindah karena adanya faktor perubahan iklim, adanya ancaman dari hewan karnivora, bencana alam, dan mencari iklim yang lebih panas. Karena faktor hewan hewan pindah itulah yang menyebabkan manusia purba juga ikut hidup berpindah pindah. Hal ini karena berburu hewan adalah cara yang paling tepat untuk bertahan hidup saat itu.

Di Masa Abris Sous rouche

Setelah hidup secara berpindah pindah karena mencari bahan makan, manusia purba mulai mengenal dengan yang namanya makanan laut. Hingga kemudian di masa ini kebanyakan manusia purba akan tinggal di gua gua yang dekat dengan tepi pantai, danau, dan sungai. Dan perlu kamu tahu gua yang ditinggali manusia purba pada zaman ini diberi nama abris sous rouche.

Manusia purba masa ini lebih memilih tinggal di gua karena bisa membuat api yang lebih tahan lama untuk menghangatkan tubuh, memasak makanan, ataupun menghalau binatang buas di malam hari. Saat kamu membaca materi Sejarah SMA, maka diketahui jika manusia praaksara di masa ini bergantung pada sumber sumber makanan laut. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya kulit kerang dan juga siput.

Di Masa Bercocok Tanam dan Beternak

Semakin lama, diketahui jika akal manusia semakin berkembang sehingga sudah bisa melakukan bercocok tanam. tanaman umbi umbian seperti kedelai, sukun, ubi, pisang, dan rambutan adalah jenis tanaman yang biasanya ditanam oleh manusia praaksara. Namun tidak hanya bercocok tanam, manusia di masa ini juga sudah memelihara hewan untuk beternak. Biasanya hewan yang diternakkan adalah babi dan ayam.

Sehingga dengan melakukan bercocok tanam dan beternak, manusia praaksara bisa mengkonsumsi hasil ternak dan juga tanaman mereka sendiri. Seperti dalam materi Sejarah SMA kelas 10, di masa ini manusia purba juga sudah mulai menebang dan membakar pohon serta telah mengenal sistem dagang dengan barter. Umumnya yang digunakan untuk barter adalah hasil cocok tanam atau ternak mereka sendiri.

Di masa bercocok tanam dan beternak, manusia praaksara sudah mulai menggunakan alat alat bantu. Dimana alat alat tersebut berasal dari batu yang telah dihaluskan. Alat alat tersebut di antaranya ada mata panah yang digunakan untuk berburu, barang pecah belah yang terbuat dari tanah liat, beliung persegi untuk menebang kayu dan mencangkul, serta ada kapak lonjong untuk mengolah tanah. Informasi tentang alat alat ini bisa kamu baca di materi sejarah SMA bab lain.

Di Masa Perundagian

Setelah masa bercocok tanam dan beternak, manusia praaksara mengalami perkembangan. Jika di masa sebelumnya mereka bercocok tanam dengan bantuan alat yang terbuat dari batu, maka di masa ini manusia praaksara sudah mulai menemukan bijih bijih logam dan mengetahui cara mengelola logam. Sehingga peralatan dari logam pun mulai dibuat dengan cara pertukangan dan pengecoran. Di masa ini manusia praaksara sudah mengenal teknologi sederhana dan pembagian kerja.

Tidak hanya mengenal alat atau kerajinan dari bahan logam, manusia purba juga mulai mengenal pembuatan barang kerajinan tangan dari kayu dan batu. Dimana masa ini disebut masa perundagian. Kata Undagi dalam perundagian merupakan sebuah sebutan untuk sekelompok masyarakat yang terampil membuat kerajinan.

Zaman Praaksara

Jadi, itulah 4 masa yang dilalui manusia praaksara dalam aspek ekonomi. Tidak hanya berhenti di masa perundagian, kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia praaksara tentu saja terus berlanjut. Bahkan seiring berjalannya waktu, mereka sudah mulai melakukan perdagangan bahkan hingga antar daratan. Dimana perdagangan tersebut masih menggunakan sistem barter.


Review Perkembangan Aspek Ekonomi Masyarakat Pada Zaman Praaksara Perkembangan Aspek Ekonomi Masyarakat Pada Zaman Praaksara Reviewed by on Friday, May 08, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.