Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Pada Perdagangan Internasional

Semenjak ada globalisasi perdagangan, perputaran ekonomi di Indonesia mengalami banyak sekali perubahan. Hingga memberikan pengaruh tersendiri entah itu baik maupun buruk. Dimana dampak positif dan negatif globalisasi pada perdagangan internasional tersebut terus terjadi sejak awal sampai dengan sekarang. Globalisasi perdagangan merupakan aktivitas jual beli yang bebas hambatan. Hal tersebut membuat kegiatan dagang dunia terus berubah dengan cepat.
Perdagangan Internasional

A. Dampak Positif Dari Globalisasi Perdagangan Internasional

Perdagangan global turut membuka peluang besar bagi negara mana saja untuk menjalankan roda ekonomi. Kegiatan import dan ekspor pun tak bisa dihindari. Alhasil memunculkan pengaruh serta dampak positif, yang antara lain:
  1. Memperluas sektor bisnis hingga ke berbagai belahan dunia. Artinya bisa menambah profit serta keuntungan yang menjanjikan
  2. Bisa menyalurkan barang komoditas yang berlebihan tanpa harus rugi. Maksudnya dapat menjual produksi lokal ke negara lain yang membutuhkan
  3. Meningkatkan varian komoditas dari antar negara
  4. Bisa memenuhi komoditas dalam negeri yang belum ada atau tidak tersedia
  5. Meningkatkan pendapatan perkapita
  6. Memajukan kegiatan ekonomi bangsa
  7. Kegiatan produksi makin aktif dan maksimal sekalipun tidak punya komoditas bersangkutan di negeri sendiri. Bisa import barang dengan mudah
  8. Ketertarikan suatu produk import bisa dibeli langsung dari negara asal.
Berbagai dampak positif dari perdagangan global membuat roda ekonomi terus berjalan. Di sisi lain, ada juga pengaruh negatifnya. Kedua hal tersebut seolah berdampingan.

B. Dampak Negatif Dari Globalisasi Perdagangan Internasional

Berikut ini beberapa dampak negatif dari globalisasi perdagangan internasional:
  1. Aturan perdagangan suatu negara jadi tidak efektif. Sebab negara tersebut mengikuti adanya peraturan yang lebih fleksibel
  2. Menjadikan ketergantungan dengan negara lain
  3. Menimbulkan harga yang tidak menentu karena perubahan pasar ekonomi secara global
  4. Terjadi masalah sendiri ketika negara yang mengekspor sedang ada trouble
  5. Meningkatnya resiko sensifitas dan stabilitas negara atas berbagai hal yang mungkin terjadi
  6. Adanya ketimpangan pendapatan dalam suatu negara, antara negara maju dan berkembang
  7. Terjadi kerusakan lingkungan akibat banyaknya pihak-pihak yang terlibat dalam proses jual beli
  8. Produk lokal bisa tergeser karena adanya trend produk import.
Tentu saja dalam dari dampak positif ada negatifnya. Seperti yang telah disebutkan di atas, adanya pengaruh yang terjadi seolah berdampingan. Sebab mau tak mau, dari adanya globalisasi akan menimbulkan dampak tersendiri.

C. Pengaruh Globalisasi Perdagangan Terhadap Ekonomi Indonesia

Melihat perekonomian global Indonesia saat ini, telah mengalami perkembangan. Dimana sektor dagang dunia ini memperlihatkan adanya perubahan yang besar. Seperti contohnya dalam bidang eksport, import, investasi dan tenaga kerja. Banyak produk-produk lokal yang telah go internasional. Kegiatan eksport barang ini secara langsung memajukan perekonomian negeri. Selain itu, ada juga kegiatan import untuk memenuhi komoditas yang belum tersedia. Sebenarnya, kegiatan eksport dan import melibatkan peran masyarakat tanpa terkecuali. Sampai pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan per kapita.

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Pada Perdagangan Internasional

D. Contoh Aktivitas Globalisasi Ekonomi

Dari dampak positif dan negatif di atas, berikut adalah beberapa contoh real adanya pengaruh tersebut. Berikut selengkapnya:

· Berdirinya Perusahaan Asing

Satu dua tiga dan semakin banyak perusahaan asing yang berdiri di Indonesia menjadi salah satu contoh globalisasi ekonomi. Karena mau tidak mau harus terbuka dan memberikan izin adanya perusahaan asing. Contohnya perusahaan makanan siap saja McDonald, KFC, Freeport, Google dan lainnya. Bahkan keberadaan perusahaan asing tersebut turut tersebar luas di berbagai wilayah, salah satunya di Indonesia. Ada produsen yang menghasilkan komoditas lain ada juga yang dihasilkan di negara sendiri.

· Kegiatan Eksport Dan Import

Merupakan contoh yang paling terlihat jelas. Dampak positif dan negatif globalisasi pada perdagangan internasional sangat jelas dari adanya kegiatan eksport dan import. Namun begitu, aktivitas import ditujukan untuk memenuhi komoditas yang belum tersedia, sedangkan eksport untuk menambah jumlah devisa negara. Dalam urusan jual beli antar negara ini bisa dilakukan secara individual maupun kelompok. Sebab sudah tidak ads hambatan lagi dalam perdagangan internasional. Bisa menjual ke negara lain dan juga sebaliknya.

· Menjamurnya Bisnis E-commerce

Seiring kemajuan zaman, belanja online di market place adalah salah satu contoh dari globalisasi ekonomi. Banyak sekali perusahaan e-commerce yang memasuki pasar Indonesia. Seperti contohnya Tokopedia, Lazada, Shopee dan lainnya. Pola konsumsi para konsumen pun ikut berubah dengan kegiatan belanja online. Dimana pada market place tersebut membuka pintu untuk belanja produk dari mana saja, termasuk barang import.

· Adanya Pasar Bebas

Terciptanya pasar bebas atau yang dikenal MEA Masyarakat Ekonomi Eropa. Hal ini pun turut berlangsung di kawasan Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia. Adanya pasar bebas ini membuat perekonomian berjalan sangat cepat dan harus bisa bersaing lebih ketat.

· Masuknya Produk Asing

Melalui import secara langsung mendatangkan produk luar negeri. Dimana barang-barang dari negara lain pun dapat dijumpai dan ada pula yang turut dipasarkan di Indonesia. Produk asing bisa masuk dari kegiatan import yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Bahkan ada juga komoditas dari luar negeri yang memasarkan produknya di Indonesia. Mau tak mau, barang tersebut ada di sana dan bersaing dengan komoditas lokal.

Besar sekali pengaruh dari globalisasi ekonomi di Indonesia, yang sejak awal sampai sekarang terus saja ada. Beberapa diantaranya bisa dihindari tapi ada juga yang harus diterima. Apapun itu, sebagai warga masyarakat tetap harus berusaha memberikan yang terbaik

E. Teori Globalisasi Ekonomi Menurut Ahli

Di samping semua, perwujudan globalisasi ekonomi dapat terbagi menjadi beberapa macam. Menurut Tanri Abeng, globalisasi di bidang ekonomi terbagi dalam bentuk-bentuk sebagai berikut:

· Globalisasi Produksi

Di sini, perusahaan berproduksi di berbagai negara supaya anggaran produksi lebih efisien. Sebab rendahnya upah buruh, adanya infrastruktur yang memadai, tarif bea masuk murah dan kondisi mendukung. Ini berarti, dunia menjadi lokasi manufactural global.

· Globalisasi Pembiayaan

Perusahaan memperoleh pinjaman atau dapat investasi di berbagai negara di seluruh dunia. Seperti contohnya PT. Telkom yang terus memperbanyak sambungan telephone. Sehingga komunikasi pun semakin lancer

· Globalisasi Tenaga Kerja

Bentuk dari globalisasi tenaga kerja adalah hadirnya tenaga kerja asing. Perusahaan global memanfaatkan sumber daya manusia dari berbagai negara untuk bekerja sesuai tingkatan atau keahliannya.

· Globalisasi Jaringan Informasi

Merupakan bentuk globalisasi pada suatu negara yang bisa memperoleh informasi dari berbagai negara secara cepat karena pengaruh perkembangan teknologi. Jaringan komunikasi yang makin maju menjadikan pasar global lebih meluas.

· Globalisasi Perdagangan

Merupakan jalur perdagangan yang bebas hambatan. Alhasil, kegiatan jual beli semakin meluas ke berbagai negara secara global.

Secara menyeluruh dapat disimpulkan bahwa dampak positif dan negatif globalisasi pada perdagangan internasional memiliki pengaruh yang kuat. Sama-sama ada dan harus siap diterima. Oleh karena itu, sebagai masyarakat harus siap dengan keberadaan pasar global. Begitu juga dengan para pelaku usaha yang harus siap bersaing dalam perdagangan dunia
Review Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Pada Perdagangan Internasional Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Pada Perdagangan Internasional Reviewed by on Sunday, June 28, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.