Latar Belakang dan Sejarah Perkembangan Koperasi Di Dunia dan Indonesia

Walau sudah sering mendengar mengenai koperasi, tapi kamu sudah tahu belum soal latar belakang dan sejarah perkembangan koperasi? Simak ulasan di bawah ya kalau kamu belum tahu.  Kenapa kamu mesti tahu apa latar belakang dan sejarah perkembangan koperasi? Tentunya biar kamu lebih paham dan mengerti mengenai koperasi itu. 

Latar Belakang dan Sejarah Perkembangan Koperasi Di Dunia dan Indonesia

A. Latar Belakang Koperasi 

Latar belakang koperasi di artikel ini bakal dibahas dalam dua topik, yaitu latar belakang koperasi di seluruh dunia dan juga di Indonesia. 

1. Latar Belakang Koperasi di Dunia 

Koperasi start berkembang pada belahan dunia itu semua karena tidak terpecahkannya masalah kemiskinan atas dasar semangat individualisme di seluruh dunia. Koperasi kemudian muncul dengan tujuan memperbaiki berbagai kepincangan serta kelemahan perekonomian bentuk kapitalis. 

Kemunculan koperasi pertama kali adalah di Inggris saat negara tersebut berupaya buat mengatasi masalah keperluan konsumsi para anggota dengan cara kebersamaan serta berlandaskan dasar prinsip keadilan yang di ke depannya melahirkan berbagai prinsip keadilan yang dikenal dengan Rochdale Principles. 

Setelah Inggris, berbagai negara di seluruh dunia berusaha membangun sistem ekonomi koperasi, seperti Perancis, Jerman, dan negara lainnya, termasuk di dalamnya Indonesia. 

2. Latar Belakang Koperasi di Indonesia 


Koperasi di Indonesia
Sejak awal kemerdekaan, Indonesia sudah menyatakan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama. Hal tersebut diperkuat dengan isi serta jiwa yang tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 1. Satu-satunya badan usaha yang sempurna serta mendalami hal tersebut adalah koperasi. 

Namun gerakan koperasi muncul sebagai reaksi atas penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial akibat sistem kapitalisme yang kian memuncak. Sekumpulan orang dengan kehidupan sederhana dan ekonomi terbatas karena terdorong penderitaan serta beban ekonomi yang sama kemudian spontan bersatu buat menolong diri mereka dan sesama. 

Dengan begitu maka koperasi menjadi soko guru serta wadah utama bagi perekonomian rakyat, terutama dalam rangka pembangunan nasional. Koperasi memegang peranan penting dalam peningkatan taraf perekonomian nasional demi tercapainya kesejahteraan yang lebih baik, terutama bagi para anggotanya pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. 

Nah, setelah tahu apa yang melatarbelakangi berdirinya Koperasi, kini mari beralih ke bahasan selanjutnya, yaitu sejarah perkembangan koperasi. Sejarahnya dalam artikel ini bakal kembali dibahas menjadi dua pembahasan, yaitu sejarah perkembangan koperasi di dunia dan Indonesia. 

B. Sejarah Perkembangan Koperasi di Dunia 

Koperasi pertama kali tumbuh dan berkembang di Inggris, tepatnya pada pertengahan abad XIX atau sekitar tahun 1844 yang dipelopori Charles Howard di Kampung Rochdale yang kemudian sering disebut dengan Koperasi Praindustri. 

Akan tetapi sebenarnya inspirasi gerakan koperasi sudah mulai muncul sejak abad XVIII atau sekitar tahun 1770 yaitu setelah terjadinya revolusi industri dan penerapan sistem ekonomi kapitalis. Saat itu tenaga manusia mulai digantikan dengan berbagai mesin industri dan mengakibatkan semakin banyaknya jumlah pengangguran. 

Mari kita bahas sejarah perkembangan koperasi di berbagai negara di Eropa dan Asia. 

1. Inggris 

Charles Howard mendirikan koperasi pertama yang dikenal dengan nama Koperasi Rochdale di Inggris pada tanggal 24 Oktober 1844 yang kemudian diperingati sebagai hari Gerakan Koperasi Modern. Koperasi tersebut memiliki serta dipelopori 28 anggota di saat itu. 

Perkembangan koperasi di Inggris sejak itu adalah: 
  • Tahun 1851 koperasi tersebut berhasil mendirikan pabrik serta perumahan bagi para anggota yang belum punya rumah. 
  • Tahun 1852 tercatat ada 100 koperasi di Inggris. 
  • Tahun 1862 dibentuk Pusat Koperasi Pembelian yang diberi nama The Cooperative WholeSale Society yang disingkat CWS. 
  • Tahun 1945 CWS sukses memiliki kurang lebih 200 pabrik yang memiliki 9000 pekerja. 
  • Tahun 1870 koperasi membuka usaha bidang penerbitan surat kabar yang diberi nama Cooperative News. 
  • Tahun 1876 koperasi melakukan ekspansi usaha ke berbagai bidang, seperti transportasi, perbankan serta asuransi. 
  • Tahun 1919 didirikan lembaga pendidikan tinggi koperasi pertama yang diberi nama Cooperative College di Manchester. 
Akan tetapi sebelumnya berbagai tokoh penting juga sempat membahas dan menerapkan gerakan koperasi ini. Seperti misalnya Robert Owen (1771 - 1858) yang menerapkannya pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia. Kemudian William King (1786 - 1865) berusaha mengembangkannya lebih lanjut dan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris. 

Setelah itu pada King menerbitkan publikasi bulanan bernama The Cooperator pada tanggal 1 Mei 1828. The Cooperator berisi berbagai saran serta gagasan praktis terkait cara mengelola toko dengan memakai prinsip koperasi yang kemudian dikenal sebagai Koperasi Praindustri. 

2. Perancis 

Awal berkembangnya koperasi di Perancis adalah sebagai akibat maraknya kemelaratan serta ketimpangan antara bangsawan dan rakyat jelata yang kemudian mendorong terciptanya ledakan Revolusi Perancis. 

Charles Fourier (1772 - 1837) menyarankan pendirian berbagai unit produksi Falanteires yang mengutamakan semangat kebersamaan baik kepemilikan kapital, mengupayakan kebutuhan sendiri serta kepemilikan berbagai alat produksi secara bersama-sama. 

Setelah itu Louis Blanc (1811 - 1882) yang terpengaruh cita-cita Fourier kemudian meneruskan upayanya namun dengan lebih realistis yaitu menyusun rencana lebih konkret. 

Salah satu upaya Blanc adalah dengan mengusulkan pendirian berbagai tempat kerja bagi kaum buruh dalam bentuk Atelier Sociaux kepada pemerintah. Adapun yang dimaksud dengan bentuk Atelier Sociaux adalah kaum buruh mengorganisir sendiri tempat kerja tersebut secara kooperatif serta dalam pengawasan pemerintah. Kaum buruh bukan cuma mendapat upah, namun juga mendapat bagian dari laba usaha. 

Saint Simon (1760 - 1825) juga beranggapan sama dengan mengatakan bahwa masalah sosial bisa diatasi kalau masyarakat diatur menjadi Asosiasi Produktif yang dipimpin berbagai ahli industri serta teknokrat. 

3. Swedia 

Sebagai salah satu dari pelopor koperasi yang lumayan terkenal berasal dari Swedia, Albin Johansen menasionalisasikan perusahaan penyaringan minyak bumi yang menurutnya bisa dikelola koperasi dengan cara yang tidak kalah efisien. Sejarah perkembangan koperasi di Swedia selanjutnya adalah: 
  • Tahun 1911 gerakan koperasi sukses mengalahkan kekuatan berbagai perusahaan besar. 
  • Tahun 1926 koperasi berhasil menghancurkan monopoli penjualan tepung terigu milik perusahaan swasta. 
  • Akhir tahun 1949 tercatat ada 674 koperasi dengan 7.500 cabang serta beranggotakan hampir satu juta keluarga di Swedia. 
4. Jerman 

Saat Inggris dan Perancis sukses mencapai kemajuan di sekitar tahun 1848, di Jerman muncul salah satu pelopor bernama F. W. Raiffeisen yang menjabat sebagai walikota di Flammersfeld. 

Awalnya Raiffeisen menyarankan kaum petani agar menyatukan diri dalam perkumpulan simpan pinjam. Walaupun muncul berbagai rintangan dalam prosesnya, namun Raiffeisen pada akhirnya sukses mendirikan koperasi di Jerman. 

5. Jepang 

Pertama kali koperasi berdiri adalah saat pelaksanaan undang-undang koperasi industri kerajinan di tahun 1900. Ketika perekonomian uang mulai dikenal masyarakat pedalaman, koperasi mulai muncul di Jepang. 

Sejak tahun 1930 gerakan koperasi pertanian mengalami kemajuan sangat pesat, terutama saat penduduk Jepang dihadapkan pada krisis ekonomi yang melanda seluruh negara di dunia sekitar tahun 1933. 

6. Korea 

Sejarah perkembangan koperasi di Korea dimulai pada abad ke-20 terutama di pedesaan. Saat itu ada dua organisasi pedesaan yang melayani berbagai kebutuhan kredit para petani, yaitu: 
  • Bank pertanian Korea 
  • Koperasi pertanian 
Dalam rangka pelaksanaan undang-undang koperasi pertanian yang baru, pada tahun 1961 Bank pertanian dan koperasi pertanian bergabung menjadi satu dan diberi nama gabungan koperasi pertanian nasional atau National Agricultural Cooperative Federation yang disingkat menjadi NACF. 

C. Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia 

Sejarah perkembangan koperasi terdiri dari dua fase, yaitu sebelum kemerdekaan Republik Indonesia dan setelah kemerdekaan. 
Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

1. Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia 

Ide perkoperasian pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh R. Aria Wiraatmadja yang menjabat sebagai patih di Purwokerto Jawa Tengah dengan mendirikan De Poekertosche Hulp-en Spaarbank Der Inlandsche Hoofden alias Bank Priyayi tahun 1895. Bank Priyayi ini berjasa menolong para pegawai, petani serta pedagang kecil dari lintah darat. 

Dilanjutkan pada pendirian De Poerwokertosche Hulp Spaar en Landbouw Credit Bank beserta Lumbung-lumbung Desa yang diprakarsai de Wolf van Westerrode tahun 1896. 

Sejarah perkembangan koperasi sebelum kemerdekaan Republik Indonesia selanjutnya adalah sebagai berikut: 
  • Tahun 1908 Dr. Sutomo yang mendirikan Budi Utomo berperan serta dalam pergerakan koperasi demi perbaikan kehidupan rakyat yaitu dengan memajukan koperasi rumah tangga atau koperasi konsumsi.. 
  • Tahun 1913 Serikat Islam berusaha memajukan koperasi dengan bantuan modal dan mendirikan Toko Koperasi. 
  • Tahun 1915 peraturan Verordening op de coöperatieve Vereeniging. 
  • Tahun 1920 diadakan Cooperative Commissie dengan Dr. J. H. Boeke sebagai Adviseur voor Volks Kredietwezen yang diberi tugas menyelidiki apakah koperasi bermanfaat di Indonesia. Hasil yang didapat adalah koperasi dibutuhkan demi perbaikan perekonomian rakyat dan diserahkan ke pemerintah bulan September 1921. 
  • Tahun 1927 koperasi dilanjutkan Indonesische Studie Club yang berubah menjadi Persatuan Bangsa Indonesia atau PBI di Surabaya. 
  • Tahun 1927 dibuat peraturan Regeling Inlandschhe Cooperative Vereenigingen yaitu peraturan mengenai koperasi yang khusus berlaku buat golongan bumi putra. 
  • Tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam dengan tujuan memperjuangkan kedudukan ekonomi para pengusaha pribumi. 
  • Tahun 1929 didirikan Partai Nasional Indonesia yang berupaya memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi dengan membentuk lembaga yang khusus menangani pembinaan serta pengembangan koperasi. 
  • Akhir tahun 1930 Prof J. H. Boeke mendirikan Jawatan Koperasi. 
  • 1933 dikeluarkan undang-undang yang mirip no 431 dan mengakibatkan kematian usaha koperasi buat kedua kalinya. 
  • Tahun 1935 terjadi pemindahan Jawatan Koperasi ke Departemen Kehakiman. 
  • Tahun 1942 semasa pendudukan Jepang di Indonesia, Jepang mendirikan koperasi kumiyai. 

2. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia 

Semasa awal kemerdekaan Republik Indonesia, fungsi koperasi adalah buat mendistribusikan berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat di bawah Jawatan Koperasi dan Kementerian Kemakmuran. Hingga pada tahun 1946 tercatat 2.500 koperasi ada di Indonesia berdasar pada hasil pendaftaran sukarela yang dilakukan Jawatan Koperasi. Perkembangan selanjutnya adalah sebagai berikut: 
  • Tanggal 12 Juli 1947 pergerakan koperasi di Indonesia menyelenggarakan kongres koperasi pertama di Tasikmalaya dan dibentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia. Sejak saat itu hingga kini setiap tanggal 12 Juli diperingati sebagai Hari Koperasi. 
  • Tahun 1951 didirikan berbagai badan koordinasi di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Bank Provinsi Jawa Barat didirikan dengan tujuan memusatkan usaha di jasa keuangan bagi gerakan koperasi di Jawa Barat. 
  • Tahun 1953 diadakan Kongres Koperasi II di Bandung dengan hasil: 
  1. Pembentukan Dewan Koperasi Indonesia atau Dekopin sebagai pengganti SOKRI 
  2. Penetapan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran sekolah. 
  3. Pengangkatan Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia. 
  • Tahun 1960 dikeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140/1960 mengenai Penyaluran Bahan Pokok dan penugasan koperasi sebagai pelaksana. 
  • Tahun 1961 diadakan Musyawarah Nasional Koperasi I atau Munaskop I di Surabaya dengan tujuan melaksanakan prinsip demokrasi dan ekonomi terpimpin. 
  • Tahun 1965 dikeluarkan Undang-undang Nomor 14/1965 dengan penerapan prinsip NASAKOM atau Nasionalis, Sosialis, dan Komunis pada koperasi. 
  • Tahun 1965 diadakan Musyawarah Nasional Koperasi II atau Munaskop II. 
  • Tahun 1967 dikeluarkan Undang-undang Nomor 12/1967 mengenai Pokok-pokok Perkoperasian. 
  • Tahun 1992 Undang-undang Nomor 12/1967 disempurnakan dan diganti menjadi Undang-undang Nomor 25/1992 mengenai Perkoperasian. 
  • Tahun 1995 dikeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1995 mengenai kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi. 
  • Tanggal 30 Oktober 2012 disahkan undang-undang mengenai Perkoperasian dalam Lembaran Negara no. 212, Tambahan Lembaran Negara no. 5316 yang merupakan pengganti Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992. 
Demikianlah paparan singkat mengenai latar belakang dan sejarah perkembangan koperasi, baik di seluruh dunia maupun di Indonesia khususnya. 

Referensi : 
  • https://onemartsgt.wordpress.com/2015/02/22/sejarah-dan-latar-belakang-koperasi/
  • https://ayupujiutamiblog.wordpress.com/koperasi/makalah-koperasi-sejarah-perkembangan-koperasi-di-dunia-dan-di-indonesia/#:~:text=Latar%20Balakang&text=Koperasi%20masuk%20ke%20Indonesia%20sejak,diperingati%20sebagai%20Hari%20Koperasi%20Indonesia.
  • https://dindasptnt.wordpress.com/2018/11/11/konsep-koperasi-latar-belakang-timbulnya-koperasi-sejarah-perkembangan-koperasi-ekonomi-koperasi/
Review Latar Belakang dan Sejarah Perkembangan Koperasi Di Dunia dan Indonesia Latar Belakang dan Sejarah Perkembangan Koperasi Di Dunia dan Indonesia Reviewed by on Monday, July 06, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.