Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Perusahaan

Kalau kamu masuk dunia kerja tentu sudah kenal dengan pengertian, fungsi dan tujuan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) bukan? Nah di artikel ini semua itu bakal dibahas satu per satu. Di artikel ini bakal dibahas lebih lanjut terkait semua hal tersebut di atas, jadi pastikan kamu membacanya sampai akhir ya. 

A. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) 

Ada berbagai versi arti dari manajemen Sumber Daya Manusia atau SDM yang diungkapkan beberapa ahli, seperti di bawah ini. 

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Perusahaan

1. Panggabean 

Panggabean berpendapat bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pemimpin serta pengendalian berbagai kegiatan terkait dengan analisis dan evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi, serta pemutusan hubungan kerja demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. 

2. Sulistiyani dan Rosidah 

Kedua ahli ini mengartikan manajemen sumber daya manusia sebagai potensi aset yang berfungsi sebagai modal yang bersifat non material atau non finansial dalam organisasi bisnis, yang bisa diwujudkan menjadi potensi real atau nyata baik secara non fisik maupun fisik demi perwujudan eksistensi organisasi. 

3. Veithzal 

Veithzal mengartikan manajemen sumber daya manusia sebagai salah satu bidang manajemen umum yang meliputi berbagai segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengendalian. 

4. Yuli 

Yuli memaparkan pengertian manajemen sumber daya manusia adalah kegiatan pengaturan cara pengadaan tenaga kerja, pengembangan, pemberian kompensasi, pemeliharaan, serta pemisahan tenaga kerja lewat berbagai proses manajemen dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. 

Sementara beberapa versi pengertian manajemen sumber daya manusia lainnya adalah: 
  • Bidang manajemen yang khusus mempelajari hubungan serta peranan manusia dalam perusahaan. 
  • Berbagai aktivitas yang dilakukan agar penggunaan sumber daya manusia dalam organisasi bisa dilakukan secara efektif demi tercapainya berbagai tujuan. 
  • Serangkaian keputusan yang terintegrasi terkait hubungan ketenagakerjaan yang berpengaruh terhadap efektivitas karyawan serta organisasi. 
  • Salah satu fungsi dalam perusahaan atau organisasi yang berfokus pada kegiatan rekrutmen, pengarahan serta pengelolaan karyawan perusahaan atau organisasi tersebut. 
Selain semua pengertian di atas, banyak pendapat yang mengartikan manajemen sumber daya manusia sebagai Human Resources, manpower management, dan juga personel atau personalia, kepegawaian, dan lainnya. 

B. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) 

Ada sembilan fungsi manajemen sumber daya manusia yang bakal dibahas di bawah ini. 

1. Fungsi Staffing atau Pengaturan Keanggotaan 

Fungsi ini terbagi menjadi tiga kegiatan penting, yaitu perencanaan, penarikan serta proses seleksi. Kualitas sumber daya manusia dalam perusahaan ditentukan faktor staffing ini, karena manajemen sumber daya manusia mesti menyediakan, menyaring serta memilih sumber daya manusia yang bakal bergabung di dalam perusahaan atau organisasi. 

Proses staffing ini juga mengharuskan manajemen sumber daya manusia melakukan serangkaian kegiatan seperti wawancara, psikotes, tes keahlian, serta menyelidiki latar belakang calon karyawan dengan tujuan memperoleh pekerja yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. 

2. Fungsi Evaluasi Performance 

Fungsi evaluasi dari manajemen sumber daya manusia meliputi pemberian kegiatan pelatihan dan penilaian, entah itu buat calon karyawan maupun karyawan perusahaan atau organisasi. 

Calon karyawan bakal diberikan pelatihan lalu dievaluasi atau dinilai performance mereka, selain itu manajemen sumber daya manusia juga mesti melatih para manajer buat menetapkan standar kinerja yang dinilai baik beserta dengan penilaian yang akurat. 

3. Fungsi Kompensasi 

Fungsi ini biasa disebut dengan istilah reward yang meliputi gaji pokok, insentif, bonus, asuransi, jatah cuti, dan lainnya sesuai keputusan dan hukum yang berlaku. 

Manajemen sumber daya manusia dan pihak manajer mesti bisa berkoordinasi dengan baik, dimana manajemen sumber daya manusia mesti membuat perkembangan struktur gaji yang baik dan pihak manajer mesti memberi evaluasi kinerja yang bakal dijadikan standar penentuan gaji yang bakal diterima karyawan. 

4. Fungsi Pelatihan dan Penasehat 

Fungsi pelatihan dan penasehat dari manajemen sumber daya manusia membuat mereka mesti menjadi pelatih sekaligus penasehat bagi perusahaan atau organisasi. Dimana mereka mesti membantu pihak manajer membuat berbagai program pelatihan, entah itu buat calon karyawan, karyawan baru maupun karyawan lama demi peningkatan kualitas kinerja ke arah lebih baik. 

Selain pelatihan, manajemen sumber daya manusia juga mesti merangkap sebagai penasehat yang bakal memberikan masukan ke pihak manajer sekaligus mencari solusi atas berbagai kasus atau masalah yang muncul di perusahaan atau organisasi. 

5. Fungsi Membangun Relasi 

Membangun relasi di sini meliputi negosiasi dengan pihak perserikatan pekerja maupun relasi dengan karyawan. Manajemen sumber daya manusia mesti berperan aktif menjaga ikatan karyawan dengan serikat pekerja dan perusahaan berjalan dengan baik diantaranya dengan: 

● Mencari jalan persetujuan atau solusi antara pertikaian antara perusahaan dan serikat pekerja demi mengurangi keluhan dari pekerja. 

● Mencegah munculnya tindakan tidak sehat yang bisa dilakukan para karyawan, seperti misalnya demonstrasi dan mogok kerja. 

6. Fungsi Menciptakan Kondisi Sehat dan Aman 

Fungsi manajemen sumber daya manusia keenam ini bertujuan buat menghindari terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti misalnya kecelakaan saat bekerja. 

Salah satu tanggung jawabnya adalah: 
  • Melakukan pelatihan khusus seperti misalnya keselamatan kerja. 
  • Memperbaiki kondisi yang bisa membahayakan karyawan. 
  • Membuat program kesehatan buat karyawan. 
  • Membuat laporan setiap kali terjadi kecelakaan kerja. 
7. Fungsi Mendalami Masalah 

Fungsi ini mengharuskan manajemen sumber daya manusia buat bertindak sebagai pencari solusi atau jalan keluar dari berbagai masalah yang terjadi atau dengan kata lain sebagai problem solver. 

Tindakan yang dilakukan biasanya dengan mengumpulkan informasi terkait permasalahan yang terjadi kemudian menganalisisnya hingga bisa menemukan jalan keluar atau solusi. Misalnya masalah keterlambatan kerja yang sering terjadi, maka manajemen sumber daya manusia mesti mendalami masalah itu dan menganalisis kebijakan yang diterapkan selama ini sudah tepat atau mesti dilakukan perubahan. 

8. Fungsi Pengintegrasian 

Fungsi ini mengharuskan manajemen sumber daya manusia buat menyatukan kepentingan perusahaan atau organisasi dengan kebutuhan karyawan. Integrasi yang baik bakal menghasilkan kerjasama yang terjalin baik juga hingga menguntungkan kedua pihak. 

9. Fungsi Pemberhentian 

Pemberhentian di sini adalah pemberhentian karyawan atau dikenal dengan istilah PHK, yaitu proses pemutusan atau pengakhiran kontrak atau hubungan kerja antara perusahaan dengan karyawan. PHK bisa menjadi sumber masalah buat perusahaan seperti misalnya keluhan karyawan, pembayaran gaji terakhir hingga pelaporan ke dinas tenaga kerja. 

C. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) 

Bahasan berikutnya adalah tujuan manajemen sumber daya manusia, dimana tujuan utamanya adalah buat meningkatkan kontribusi karyawan pada organisasi atau perusahaan dalam rangka pencapaian produktivitas organisasi atau perusahaan yang bersangkutan. 

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Perusahaan

Lebih spesifiknya lagi, kamu bisa lihat tujuan manajemen sumber daya manusia berdasarkan pendapat dua ahli, yaitu Sunarto dan Sedarmayanti. 

Menurut Sunarto ada 12 tujuan manajemen sumber daya manusia menurut Sunarto, yaitu: 
  • Mendapatkan serta mempertahankan karyawan yang terampil, bermotivasi tinggi serta bisa dipercaya buat organisasi. 
  • Meningkatkan serta memperbaiki kualitas karyawan di organisasi yang diukur berdasar kemampuan, kontribusi, serta kecakapan saat melakukan operasional pekerjaan. 
  • Mengembangkan prosedur sistem kerja yang baik dalam seleksi dan perekrutan calon karyawan. 
  • Menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta harmonis entah antar tim maupun antara manajemen dan karyawan. 
  • Menyelaraskan serta menyeimbangkan keperluan para pemegang saham. 
  • Menghargai berbagai elemen sumber daya manusia berdasar prestasi yang dicapai. 
  • Meningkatkan kesejahteraan karyawan entah itu secara mental maupun fisik. 
  • Menyediakan kesempatan adil dan merata buat segenap elemen sumber daya manusia. 
  • Melakukan pendekatan humanis dalam proses pengelolaan karyawan yang berlandaskan perhatian, transparansi serta keadilan. 
  • Mengelola karyawan serta mempertimbangkan berbagai perbedaan kebutuhan dan juga keinginan individu dan kelompok dengan memberikan fasilitasi buat menyampaikan aspirasi. 

Menurut Sedarmayanti empat tujuan umum sumber daya manusia dikemukakan Sedarmayanti adalah: 

● Tujuan Sosial SDM 

Tujuan sosial yang dimaksud meliputi 
  1. Pertanggungjawaban secara sosial terhadap berbagai tantangan yang dihadapi para karyawan perusahaan atau organisasi. 
  2. Memenuhi kebutuhan elemen sumber daya manusia dalam perusahaan atau organisasi. 
  3. Mengurangi dampak atau efek negatif yang bisa muncul mengancam tercapainya tujuan perusahaan atau organisasi. 
● Tujuan Organisasional SDM 

Yang dimaksud organisasional oleh Sedarmayanti adalah sasaran formal dengan tingkat efektivitas tinggi yang disusun serta dibuat dengan baik. Sasaran tersebut bertujuan membantu perusahaan atau organisasi buat mencapai tujuan yang ditetapkan. Dengan kata lain tujuan organisasional memberi pandangan bahwa manajemen itu diakui keberadaannya oleh sumber daya manusia. 

● Tujuan Fungsional SDM 

Dikenal dengan sebutan fungsional objective, manajemen sumber daya manusia bertujuan mempertahankan kontribusi berbagai elemen sumber daya manusia di tiap bidang yang ada di dalam perusahaan. 

● Tujuan Individu atau Pribadi SDM 

Manajer terutama sumber daya manusia diberi wewenang buat memperhatikan tujuan individu atau pribadi karyawannya yang tentunya diarahkan sesuai tujuan perusahaan atau organisasi secara keseluruhan demi memudahkan pencapaian tujuan tersebut. Perusahaan atau organisasi bisa memanfaatkan tujuan pribadi atau individu tersebut buat meningkatkan motivasi karyawan agar bisa berkontribusi maksimal dan optimal hingga tujuan perusahaan atau organisasi lebih mudah tercapai. 
Fokus Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) 

Fokus manajemen sumber daya manusia selain meliputi pengelolaan strategik karyawan, budaya serta nilai lingkungan kerja lewat pendekatan yang tepat, namun juga meliputi: 
  1. Pemberian kompensasi pada karyawan 
  2. Perekrutan calon karyawan 
  3. Manajemen kinerja para karyawan 
  4. Pengembangan perusahaan yang kontinu 
  5. Keselamatan karyawan saat bekerja 
  6. Kesehatan karyawan selama bekerja di perusahaan 
  7. Tunjangan karyawan sesuai peraturan dan hukum yang berlaku 
  8. Motivasi kerja para karyawan 
  9. Komunikasi dalam perusahaan 
  10. Pelatihan karyawan serta administrasi 

Referensi: 
  • https://www.kajianpustaka.com/2016/02/pengertian-dan-fungsi-manajemen-sumber-daya-manusia.html
  • https://www.karyaone.co.id/blog/manajemen-sumber-daya-manusia/#:~:text=MSDM%20atau%20Manajemen%20Sumber%20Daya,yang%20bekerja%20dalam%20perusahaan%20tersebut.&text=Semua%20hal%20tersebut%20dibutuhkan%20demi%20mencapai%20tujuan%20perusahaan.
  • https://www.kajianpustaka.com/2016/02/pengertian-dan-fungsi-manajemen-sumber-daya-manusia.html
  • https://accurate.id/marketing-manajemen/manajemen-sumber-daya-manusia-pengertian-fungsi-dan-tujuannya/
Review Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Perusahaan Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Perusahaan Reviewed by on Monday, September 14, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.